Belajarlah Sedini Mungkin – Glenn Doman

Mengapa kita tidak memulai mengajar anak membaca sejak dini? Mengapa anak tidak mulai belajar setelah ia dilahirkan? Ada banyak alasan yang mendukung mengapa sebetulnya program pembelajaran bisa dilakukan sedini mungkin, bahkan bukan mustahil dilakukan oleh bayi baru lahir sekalipun.

Salah satunya adalah karena masa ini merupakan periode Brain Growth Spurt. Otak merupakan organ tubuh yang berfungsi sebagai pusat kontrol dan kendali atas semua sistem di dalam tubuh. Pusat kecerdasan atau pusat kemampuan berpikir ini mulai dibentuk selang beberapa saat setelah terjadinya proses peleburan inti sel telur dan inti sel sperma (konseptsi). Dalam perkembangan otak ada periode yang dikenal sebagai periode pacu tumbuh otak (brain growth spurt) yaitu saat dimana otak berkembang sangat cepat. Periode pacu tumbuh otak pertama dimulai ketika bayi masih dalam kandungan ibu (memasuki trimester ketiga). Periode pacu tumbuh otak kedua terjadi setelah si kecil lahir hingga ia berusia 36 bulan.

Proses pertumbuhan otak berjalan sesuai dengan pertumbuhan badan. Ketika seorang anak berusia 5 tahun, pertumbuhan otaknya sudah 80% sempurna. Saat anak berusia 6 tahun, proses pertumbuhan otaknya bisa dikatakan sudah sempurna.

Brain growth spurt ini bisa optimal bila didukung oleh nutrisi tepat. Saat janin di kandungan, tentu asupan gizi sang ibu sangat menentukan. Kemudian pada awal tumbuh kembang bayi, pemenuhan nutrisi dilakukan melalui pemberian ASI eksklusif, sejak hari pertamanya hingga usia 6 bulan. Dilanjutkan dengan MPASI. Selain nutrisi, juga membutuhkan rangsangan berupa stimulasi.

Nah, memberikan stimulasi dini kepada bayi berarti merangsang otak melalui kelima indera yang dimiliki: penglihatan, pendengaran, perabaan, pengecapan dan penciuman.

Dari segi perkembangan organisasi dan fungsi otak, stimulasi dini dapat mempercepat semua aspek perkembangan anak sehingga dapat meningkatkan potensi otak anak. Ingat ya Bu-Pak, pada dua tahun pertama kehidupan anak terjadi pertumbuhan sel-sel otak yang sangat cepat. Jadi, jangan sampai orangtua kehilangan kesempatan emas bagi sang buah hati. Ajari buah hati Anda, beri “pendidikan” sedini mungkin sehingga sel-sel otak dapat berkembang secara optimal. Tentu saja nangan mengartikan pendidikan sebagai sekolah formal. Pendidikan disini adalah segala aspek proses belajar anak.

Kita tahu, sejak si kecil dilahirkan, tak ada hari tanpa belajar. Begitu ia dilahirkan ke dunia, ia belajar mengisap putting ibunya untuk memperoleh ASI pertamanya. Ia belajar mengenal suara ibunya dan lingkungannya. Ia belajar merespons bila diajak bicara. Ia menjelajah “dunianya” dengan berguling, merangkak, kemudian berjalan.

Pendek kata, tiada hari tanpa belajar! Dan balita itu sangat senang belajar.
lebih lengkap klik disini tentang kesehatan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: